Database Pemrograman Dart

Twitter Follow
Ditulis Oleh: Alfians Increms Okt, 2023
Aplikasi: X-Bootcamp Tim Xflash Bootcamp

Database Sqflite Bahasa Dart

Bahasa pemrograman Dart adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Google. Pembahasan ini tentang bagaimana contoh mengkoneksikan bahasa Dart ke database yakni sqflite sedangkan sqflite merupakan versi terbaru dari SQLite, adapun contoh sederhana dalam bahasa pemrograman Dart yang menunjukkan cara terhubung ke database SQLite. Ini adalah contoh dasar, dan yang dibutuhkan adalah menginstal paket tertentu untuk bekerja dengan database SQLite dalam aplikasi Dart. Pastikan telah menginstal Flutter atau Dart SDK sebelum memulai. Dalam hal ii juga diperlukan menambahkan paket sqflite ke proyek yang akan atau sedang dikerjakan.

RAJA HERBAL PERKASA

www.rumahterapi.co.id Kuat tahan lama keras & besar
Minyak Herbal yang Ampuh & Permanen

Berikut adalah contoh singkat penggunaan database SQLite dalam Dart: Pastikan sudah menambahkan paket sqflite ke pubspec.yaml proyek yang sedang dikerjakan:

    dependencies:
    flutter:
    sdk: flutter
    sqflite: ^x.x.x # Versi terbaru dari paket sqflite
                                

Kemudian, Kita dapat membuat sebuah kelas yang mengatur database dan tabel. Di bawah ini adalah contoh sederhana untuk membuat tabel "Cat" dengan dua kolom: "id" dan "name".

    import 'package:sqflite/sqflite.dart';
    import'package:path/path.dart';

    class DatabaseHelper {
    final String tableName = 'CatTable';
    final String columnId = 'id';
    final String columnName = 'name';

    Database? _database;

    Future <Database> get database async {
    if (_database != null) {
    return _database!;
    }
    _database = await initDatabase();
    return _database!;
    }

    Future <Database> initDatabase() async {
    final path = join(await getDatabasesPath(), 'cat_database.db');
    return await openDatabase(
    path,
    onCreate: (db, version) {
    return db.execute(
    'CREATE TABLE $tableName('
    '$columnId INTEGER PRIMARY KEY,'
    '$columnName TEXT',
    ')',
    );
    },
    version: 1,
    );
    }
    }

Selanjutnya, Kita dapat menambahkan atau mengambil data dari database. Berikut adalah contoh bagaimana untuk mendapatkan dalam menambahkan data:

 Future <void> insertCat(Cat cat) async {
  final db = await database;
  await db.insert(
    tableName,
    cat.toMap(),
    conflictAlgorithm: ConflictAlgorithm.replace,
  );
}
Dan ini adalah contoh bagaimanacara untuk dapat mengambil data dari tabel:
  Future <List <Cat>> getCats() async {
  final db = await database;
  final List <Map <String, dynamic>> maps = await db.query(tableName);

  return List.generate(maps.length, (i) {
    return Cat(
      id: maps[i][columnId],
      name: maps[i][columnName],
    );
  });
}
Maka dalam hal ini perlu mendefinisikan model Cat yang akan digunakan untuk mengorganisir data. Berikut adalah contoh:
  class Cat {
  final int id;
  final String name;

  Cat({
    required this.id,
    required this.name,
  });

  Map<String, dynamic> toMap() {
    return {
      columnId: id,
      columnName: name,
    };
  }
}
                 
Perihala diatas merupakan contoh dasar tentang bagaimana kita dapat menghubungkan aplikasi Dart yang sedang dikerjakan ke database SQLite. Kita dapat menggunakan ini sebagai dasar untuk memulai pengembangan aplikasi yang lebih kompleks yang melibatkan database. Pastikan untuk memahami lebih lanjut tentang cara bekerja dengan database SQLite dan menyesuaikan kode sesuai kebutuhan proyek yang sedang dikerjakan.

X

X-Bootcamp

Skill Pemrograman

"Belajar Pemrograman dan membuat Projek yang siap guna serta dikembangkan"

Dari Dasar sampai Mahir